Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak. Di rumah orang benar ada banyak harta benda, tetapi penghasilan orang fasik membawa kerusakan. Bibir orang bijak
Mereka ikut berpartisipasi dalam ide-ide dan gagasan dari dunia untuk melanggar perintah-perintah Tuhan. Tetapi jika kita melakukan ini Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita, dan kita tidak dapat melanggar firman-Nya dan menerima berkat-berkat yang diperuntukkan bagi yang setia. 11. Mematuhi Firman Kebijaksanaan
Huruf jawa yang berjumlah 20 dari Ha sampai nga meliputi hanacaraka, data-sawala, pada jayanya, magha-batanga menurut cerita turun temurun diceritakan dalam kisah AJISAKA. Konon makna dari huruf jawa hanacaraka yaitu bahwa aksara Jawa ini diciptakan oleh Ajisaka untuk mengenang kedua abdinya yang setia. Dikisahkan Ajisaka hendak pergi mengembara, dan ia berpesan pada seorang abdinya yang setia
Adalah benar bahwa Tuhan ada bersama semua benda, namun benda itu tidak bersama dengan Tuhan.19 Dalam Fushush al-Hikam dijelaskan bahwa seorang yang menjalani perjalanan spiritual haruslah yakin dan memahami makna Firman Allah, "Ke arah mana pun kamu menghadap, maka di sanalah wajah Allah"(Q.S. 2:115).
Mata Tuhan ada di segala tempat, yang berarti Dia melihat di mana saja dan kapan saja. Mata Tuhan tidak dibatasi secara geografis. Mata Tuhan ada di segala tempat, baik di darat, udara, dan laut. Dengan kata lain, manusia tidak dapat bersembunyi dari pengawasan Tuhan. Tidak satupun tempat yang tersembunyi dariNya (ay 7-10), bahkan di tempat yang tergelap sekalipun Tuhan bisa melihat. (ay 11-12). Semua ini menunjukkan bagaimana mata Tuhan mampu menjangkau segala sudut terkecil sekalipun dari hidup kita. MataNya ada dimana-mana, di segala tempat, mengawasi yang jahat dan yang baik. . 91 183 344 377 482 231 185 436

mata tuhan ada disegala tempat