Adalah benar bahwa Tuhan ada bersama semua benda, namun benda itu tidak bersama dengan Tuhan.19 Dalam Fushush al-Hikam dijelaskan bahwa seorang yang menjalani perjalanan spiritual haruslah yakin dan memahami makna Firman Allah, "Ke arah mana pun kamu menghadap, maka di sanalah wajah Allah"(Q.S. 2:115).
Mata Tuhan ada di segala tempat, yang berarti Dia melihat di mana saja dan kapan saja. Mata Tuhan tidak dibatasi secara geografis. Mata Tuhan ada di segala tempat, baik di darat, udara, dan laut. Dengan kata lain, manusia tidak dapat bersembunyi dari pengawasan Tuhan.
Tidak satupun tempat yang tersembunyi dariNya (ay 7-10), bahkan di tempat yang tergelap sekalipun Tuhan bisa melihat. (ay 11-12). Semua ini menunjukkan bagaimana mata Tuhan mampu menjangkau segala sudut terkecil sekalipun dari hidup kita. MataNya ada dimana-mana, di segala tempat, mengawasi yang jahat dan yang baik.
. 91 183 344 377 482 231 185 436